Pemrograman Web

Laporan Praktikum 1

Konfigurasi Laravel

A. Pendahuluan

Laravel adalah salah satu framework PHP yang populer dan digunakan untuk mempermudah proses pengembangan aplikasi berbasis web. Framework ini menyediakan berbagai fitur seperti routing yang membantu pengembang dalam membangun aplikasi secara lebih terstruktur, efisien, dan aman.

Pada praktikum ini, dilakukan proses konfigurasi awal Laravel sebagai langkah awal dalam pengembangan website lebih lanjut. Konfigurasi ini meliputi instalasi Laravel, pembuatan project pada direktori lokal, dan menjalankan server lokal.

B. Tujuan

  • Mampu melakukan instalasi Laravel
  • Mampu membuat project baru Laravel
  • Mampu memahami struktur dasar framework Laravel
  • Mampu memahami konsep MVC (Model-View-Controller)

C. Alat dan Tools yang Digunakan

  • Laptop
  • VS Code
  • Laragon
  • Composer, Git, Node JS, dan NPM
  • GitHub

D. Langkah Kerja

Pada langkah pengerjaan, dilakukan proses persiapan dan konfigurasi awal Laravel.

  1. Requirement Tools

    Dilakukan pengecekan versi php, Git, Node JS, NPM, dan Composer. Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa tools sudah sesuai dengan requirement.

    Requirement Tools
  2. Membuat Project Laravel

    Setelah melakukan pengecekan, buat project Laravel menggunakan perintah composer create-project laravel/laravel=^12 PWEB24 --prefer-dist lalu klik enter.

    Setelah project berhasil dibuat, akan muncul tampilan seperti berikut ini.

    Project Laravel
  3. Masuk ke Folder Project

    Setelah project berhasil dibuat, buka folder project yang telah dibuat sebelumnya pada aplikasi VS Code.

  4. Running Project Laravel

    Jalankan server lokal dengan mengetik perintah php artisan serve. Jika perintah berhasil, akan muncul alamat server lokal Laravel yaitu http://127.0.0.1:8000. Tampilan laman awal akan terlihat seperti berikut.

    Running Project
  5. Test Routing
  6. Buka file web.php pada folder routes, lalu tambahkan kode routing seperti berikut.

    Routing Awal

    Pada alamat server lokal Laravel, tambahkan /helo kemudian run. Jika routing berhasil, maka akan muncul tampilan seperti berikut.

    Hello World

E. Tugas

  1. Buat controller dengan nama UserController.

    Pada terminal, ketik perintah php artisan make:controller UserController. Jika berhasil, maka file akan muncul di path app/Http/Controllers/UserController.php.

  2. Buat function dengan nama index.

    Buka file UserController.php lalu buat function seperti berikut ini.

    Function Index
  3. Buat view di dalam folder resources/views dengan nama index.

    Buka folder resources/views kemudian buat folder baru dengan nama user. Di dalam folder, buat file dengan nama index.blade.php. Isi dengan HTML sederhana seperti berikut.

    View
  4. Buat routing/user untuk menampilkan view

    Buka file routes/web.php. Tambahkan kode berikut pada file tersebut.

    Routing /user
  5. Jalankan project

    Buka http://127.0.0.1:8000/user. Jika berhasil, akan muncul tampilan seperti berikut.

    Tampilan HTML

F. Kesimpulan

Dari praktikum ini, telah dilakukan proses instalasi, konfigurasi environment, serta pembuatan project pada localhost. Selain itu, praktikum ini juga memberikan pemahaman mengenai struktur dasar Laravel dan penerapan konsep MVC melalui proses routing, controller, dan view dalam pengembangan aplikasi web.

G. Repository Github

Kode project dapat diakses melalui repository Github berikut.

Buka Github